Banyak orang awam mengira bahwa kemenangan dalam mahjong sepenuhnya bergantung pada ubin apa yang Anda ambil dari tumpukan. Namun, bagi para pemain ahli di tahun 2026, permainan ini adalah pertempuran logika, probabilitas, dan manajemen risiko. Keberuntungan memang memberikan kartu, tetapi strategi yang menentukan bagaimana Anda memainkannya.
Untuk menjadi pemain yang disegani, Anda harus menguasai seni menyusun strategi yang melampaui sekadar menyusun ubin identik. Berikut adalah teknik logis untuk mengungguli lawan di meja mahjong.
Salah satu strategi terpenting dalam mahjong adalah memperhatikan ubin yang dibuang oleh lawan ke tengah meja (tumpukan buangan).
Pemain profesional menggunakan konsep Shanten—yaitu hitungan berapa banyak langkah lagi yang dibutuhkan untuk mencapai kondisi siap menang (Tenpai). Strategi logisnya adalah selalu membuang ubin yang paling sedikit memberikan peluang kombinasi. Jangan hanya fokus pada satu pola; tetaplah fleksibel sehingga Anda bisa beralih ke pola lain jika ubin yang Anda butuhkan sudah banyak dibuang oleh orang lain.
Tidak setiap putaran dalam mahjong harus dimenangkan oleh Anda. Terkadang, strategi terbaik adalah “tidak membiarkan lawan menang.”
“Strategi Mahjong yang hebat bukanlah tentang seberapa sering Anda menang, tetapi seberapa cerdas Anda meminimalkan kerugian saat keberuntungan tidak berpihak.”
Dalam permainan digital maupun fisik, Anda bisa menggunakan teknik bluffing. Misalnya, dengan sengaja membuang ubin dari setelan yang sebenarnya sedang Anda kumpulkan di awal permainan. Hal ini akan membuat lawan berpikir bahwa setelan tersebut “aman” untuk dibuang, padahal Anda sedang menunggu ubin tersebut untuk menyelesaikan kombinasi besar.
Secara matematis, ubin dengan angka tengah (4, 5, 6) adalah ubin yang paling berharga karena memiliki peluang paling banyak untuk membentuk urutan (Chow). Strategi cerdas adalah membuang ubin pinggir (1 atau 9) terlebih dahulu, kecuali jika Anda memang bertujuan membentuk pola khusus seperti Terminals.
Menguasai mahjong adalah perjalanan panjang untuk melatih ketajaman logika. Dengan mengombinasikan analisis data buangan, efisiensi langkah, dan manajemen emosi, Anda tidak lagi bermain berdasarkan insting semata, melainkan berdasarkan keputusan taktis yang terukur. Di tahun 2026, kemampuan strategi ini tetap menjadi pembeda utama antara pemain amatir dan profesional.